Warung Soto Genthong milik si pendiri, Siti Masitah, di Jalan Kolonel Sugiono sejak berdiri sudah mempunyai tempat tetap. Sedangkan cabangnya, Soto Genthong yang dikelola oleh anaknya, Fitria Rachman, dan menantunya, Slamet, sebelum berjualan di ruko di Jalan Bungur, Tawangmangu, Lowokwaru, Kota Malang, mereka berjualan soto dengan cara mangkal.

Sekitar tahun 2007, mereka berjualan dengan mengenakan gerobak. Hal itu dilakukan hingga tahun 2014. Mereka biasanya mangkal di area Perumahan Pondok Blimbing Indah (PBI) Araya pukul 7.00–10.00. ”Tahun 2014 pindah ke Jalan Bungur ini. Jadi, sudah 3 tahun di sini,” kata Slamet.

Sejak berdiri hingga kini, warung soto ini pernah menjadi langganan mantan wali Kota Malang Peni Suparto. ”Biasa kalau ada acara kampanye atau acara kantor dipesan sama Ibu Peni,” imbuhnya.

Sotonya dipesan oleh wali Kota Malang pada saat itu, lanjutnya, karena promosi dari mulut ke mulut para pelanggan. Sekali pesan biasanya menghabiskan 150 porsi.

Tidak hanya mantan wali Kota Malang yang ketagihan pada sotonya. Beberapa musisi ternama juga pernah menyambangi Soto Genthong di Jalan Bungur ini.

Siti Fatimah, salah seorang karyawan yang sudah setahun bekerja, mengatakan kalau dia beberapa kali melayani artis yang datang. Salah satunya Gilang Ramadhan, drumer band tanah air Krakatau sekaligus suami selebriti Shahnaz Haque.

”Kebetulan, di samping ini ada Gilang Ramadhan Studio Band Malang, Mbak. Jadi, kadang-kadang ada saja artis yang makan. Cuma, ya, saya belum sempat foto,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Selain Gilang ramdhan, warung ini juga pernah dikunjungi gitaris band Flanella, Ayik. ”Lumayan kalau ada acara band di samping, artis-artis suka makan di sini,” ujarnya.

Dalam sehari, Soto Genthong di Jalan Bungur bisa menjual hingga 80 porsi. Pesanan bisa datang dari gereja, hotel, bank, pabrik gandum dan rokok, acara-acara perusahaan, hingga acara kelurahan.

Selain menerima pesanan soto, Soto Genthong juga menerima pesanan berbagai macam makanan lainnya seperti sate gulai, rawon, gado-gado, dan lain-lain. Warung cabang Soto Genthong juga hadir di asrama putra UIN.

”Di sana nggak hanya soto, ada nasi pecel, nasi campur, lalapan, aneka lauk, pokoknya disesuaikan selera mahasiswa,” pungkasnya.

Pewarta: NR8
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Bayu Eka