Kenikmatan makan di Warung Soto Dok Lamongan H M. Kholis tidak hanya membuat kesemsem para pelanggannya. Orang yang baru kali pertama makan di tempat ini pun bisa dibuat ketagihan. Ini jugalah yang dialami Dedi Santoso, 23, salah seorang karyawan salah satu koperasi simpan pinjam.

Menurut dia, baru kemarin (21/9) dia makan di tempat tersebut. Meskipun begitu, dia mengaku langsung ketagihan dan ingin kembali lagi. ”Saya baru pindah ke Malang. Memang suka soto dok, dan soto yang ini ternyata enak rasanya,” kata pria asal Kertosono ini.

Dia senang soto di warung ini tanpa koya. Sehingga, sedapnya soto cukup pas. ”Rasanya tidak ekstrem. Jadi sedap tapi tidak bikin bosan saat makan,” imbuhnya.

Sementara itu, pemilik warung ini, Kukuh Ariya Utama, mengatakan kalau pembeli sotonya mayoritas adalah karyawan dan mahasiswa. Untuk mahasiswa, presentasenya mencapai 50 persen. Karena inilah, menurut Kukuh, masa-masa paling sulit bagi warung ini ketika mahasiswa libur panjang. ”Di tahun ajaran baru itu kan liburnya sampai tiga bulan. Itu yang menurunnya (omzet) sampai separo,” kara alumnus Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya ini.

Tidak ada hari libur yang pasti bagi warung ini. Setiap hari, warung ini buka dari pukul delapan pagi hingga sebelas malam. Sehari-hari, Kukuh dan istrinya dibantu tiga orang karyawan. ”Selama ini belum buka cabang, karena kalau urusan masak, selama ini tetap saya dan istri. Biasanya kalau pasrah ke karyawan rasanya berubah,” pungkasnya.

Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Arief Rohman
Fotografer: Bayu Eka