Warung Bu Supra tidak hanya mengandalkan rawon, soto, kari, dan sayur lodeh sebagai menu primadonanya. Ada tiga lauk yang juga menjadi andalan warung ini, yakni sate komoh, sate rempah, dan rempeyek udang. Bahkan, saking larisnya, warung milik perempuan asal Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, itu menghabiskan sekitar 100 sate komoh per hari.

Sate komoh di tempat ini lebih mirip rendang daging. Hanya, cara penyajiannya mirip seperti sate ayam. Dagingnya diiris kotak-kotak, setiap tusuk sate komoh terdiri dari tiga potong daging dengan ukuran yang cukup besar. Ukurannya sekitar 3×3 sentimeter per potong daging.

Dengan bumbu yang banyak, sate ini dijamin menggoyang lidah saat dikunyah. Daging sate komoh buatan Supra juga tidak alot. Jadi, jangan khawatir Anda akan tersedak saat mengunyahnya.

”Kunci daging supaya tidak alot itu harus diolah dalam kondisi segar. Kalau dagingnya bagus, dimasak sebentar saja sudah lunak,” kata Supra.

Selain sate komoh, ada juga sate rempah yang tidak kalah menggiurkan. Bedanya, jika sate komoh disajikan dalam keadaan basah dengan lumuran bumbu, sate rempah lebih renyah karena cara memasaknya digoreng. Sate rempah ini boleh disebut makanan terfavorit. Satu loyang sate rempah yang disiapkan Supra di meja lauk pun habis dalam waktu kurang dari satu jam saja saat koran ini bertandang ke warungnya.

”Sate rempah ini memang banyak yang menyukainya. Sebab, rasanya gurih, renyah, dan harganya murah,” ujar nenek 10 cucu ini.

Sate rempah terbuat dari kepalan kelapa parut yang diberi bumbu dan di dalamnya diisi dengan daging cacahan. Rasanya dominan gurih dan sedap karena kelapa parut menutupi daging. Untuk bumbu daging, ada bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan cabai merah.

Selanjutnya, ada rempeyek udang yang juga jadi favorit pelanggannya. Seperti rempeyek pada umumnya, juga terbuat dari tepung dan udang. Yang membedakan rempeyek udang ini daripada di tempat lain adalah ukurannya yang hampir sama dengan ukuran piring. Ya, sangat besar. Udang yang digunakan juga berukuran besar. Satu rempeyek biasanya terdiri dari tiga udang.

Jika masih bingung memilih menu makanan, Supra juga menyediakan pilihan lauk lainnya seperti tempe, tahu, perkedel kentang, babat, usus, hingga telur dadar. Tidak perlu khawatir soal harga karena masakan nenek Supra ini sangat ramah di kantong.

Untuk satu porsi rawon, soto, kari, maupun sayur lodeh hanya dibanderol dengan harga Rp 10 ribu. Sementara untuk sate komoh dan sate rempah dihargai Rp 7 ribu per tusuk. Rempeyek udang dan lauk lainnya bisa dibanderol dengan harga Rp 3.000.

Pewarta: Farik Fajarwati
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Falahi Mubarok