WARUNG soto P. Djari tidak pernah sepi pelanggan. ”Kalau lagi rame-ramenya, mulai buka jam 12, nanti jam 4 sudah habis. Banyak yang pesan dan dibawa pulang juga soalnya,” kata Asnunik.

Sebagian besar pelanggan puas dengan rasa sotonya yang nikmat dan pelayanan cepatnya. Nunik menceritakan, kapolres, polisi, dan pegawai dinas banyak yang sering makan siang maupun makan malam di warungnya.

Wahyudi, 58, adalah salah satu pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Malang yang sudah langganan sejak sekitar dua puluh tahun yang lalu. Dari mulai belum menikah hingga dia punya anak.

”Saya suka sak sembarang e wes (semuanya),” kata Wahyudi. Hampir setiap hari dia mampir, karena kebetulan kalau pulang ke Ngantang selalu lewat Jalan Diponegoro.

Selain pelanggan yang beli di tempat, Nunik juga sering menerima pesanan travel untuk dibawa ke luar kota. ”Ya, ada yang sampai pesan 60 bungkus,” ungkap Nunik yang tinggal di daerah Ngaglik itu menjelaskan.

Warung ini buka sejak pukul 12.00, dan baru tutup kalau sotonya sudah habis. Tidak ada libur pasti di warung ini. Biasanya, warung ini tidak buka saat hari libur nasional.

Pewarta: Tabita Makitan
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Rubianto