Almarhum Nenek Bisa Haji karena Kupang

MALANG KOTA – Setelah sekian tahun berjualan kupang lontong, Hj Qomariyah yang tiada tahun 1999 ini, meneruskan bisnisnya ke anaknya. Kios nomor 12 yang ada di Jalan Cipto dipasrahkan pengelolaannya kepada Gina Mukti yang tak lain adalah ibu dari Josephine Meita Sari.

Sedangkan yang ada di Pasar Kraton, Pasuruan, dikelola adik dari Gina Mukti. Semenjak itu sebenarnya keluarga ini sudah mampu membeli beberapa kios yang ada di samping tempat yang mereka diami saat ini.

Ada dua kios yang jadi milik Gina Mukti, yang kemudian dikelola beberapa anaknya untuk berjualan soto dan bakso. Namun, kios yang saat ini tetap ditempati meski tidak akan pernah dijual. ”Penuh kenangan kalau tempat ini, banyak perjuangan di dalamnya. Jadi, meski mengontrak pun akan tetap di sini,” jelas Josephine Meita Sari.

Karena dianggap memberikan berkah dalam bisnis keluarga, akhirnya kios ini tetap dipertahankan meski terus mengontrak. Hal ini juga dilihat dari latar belakang bagaimana Qomariyah dahulu membuka kios di Malang.

Dari tempat satu pindah ke tempat lain dalam waktu yang tidak terlalu jauh. Lokasi terlama yang ditempati hingga saat ini yakni kios nomor 12 di Jalan Cipto.

Sari melanjutkan, kupang bagi keluarga besarnya memang memberi banyak hal. Selain kios, keluarganya bisa membeli rumah di Pasuruan dan juga di Malang karena kupang. ”Nenek saya bisa haji juga karena kupang,” pungkasnya.

Pewarta: Dedik Suhermanto
Penyunting: Irham Thoriq
Foto: Darmono