Buah Asli Makin Perkuat Rasa

Ada empat rasa yang disajikan untuk Es Puter Ceklok ini. Yakni cokelat, vanila, stroberi, dan juga avokad. Rabu (23/12) lalu, wartawan koran ini mencoba rasa cokelat dan avokad.

Hm… rasanya memang nikmat bukan buatan. Pasalnya, rasa cokelatnya benar-benar terasa, layaknya es krim dari pabrikan terkenal. Kemudian, avokadnya juga terasa rasa buahnya. Ditambah tekstur potongan buah avokad. Tekstur Es Ceklok ini memang lembut, tidak ada gumpalan es batu seperti es puter pada umumnya.

Buahnya yang memang terasa ini ternyata berasal dari buah asli. Untuk stroberi dan avokad pun menggunakan buah asli. ”Saya selalu memakai buah asli, agar rasanya tetap nikmat,” jelas dia.

Buah asli ini kemudian dihaluskan dengan mesin penghancur, kemudian dicampurkan dengan adonan es puter. Rupanya tidak hanya buah stroberi dan avokad saja yang pernah dia gunakan sebagai perasa dalam es puternya ini.

Dia juga pernah menggunakan buah durian, mangga, kopyor, leci, dan melon. Juga pernah mencoba buah nangka. ”Namun, nangka jarang saya gunakan. Sebab, jika terlampau banyak, rasanya jadi enek. Juga sebah di perut,” tegasnya.



Buah yang paling banyak dia gunakan adalah avokad dan stroberi, karena kedua buah ini menjadi favorit bagi pelanggannya. ”Saya kan nuruti pelanggan saja maunya seperti apa,” beber bapak tiga anak ini.

Pergantian buah tersebut, menurutnya, juga disesuaikan dengan musim. Jika musim durian, dia juga akan membuat es ceklok dengan rasa durian. Walaupun bahan bakunya cukup mahal, namun menurutnya hal itu tidak masalah. ”Pelanggan saya suka,” tegas dia.

Sementara untuk rasa cokelat, dia menggunakan bubuk cokelat dengan kualitas super. Begitu juga dengan vanila. Sebenarnya, dulu sebelum tahun 1985-an, Tugiman pernah menggunakan essence atau perasa untuk makanan. Namun, pelanggannya banyak yang complain. Sebab, menurut mereka, rasanya kurang nikmat.

”Akhirnya saya memutuskan untuk mengganti perasa buah dengan bahan alami,” jelasnya. Walaupun harga produksi jadi lebih mahal, baginya hal itu tidak masalah. Daripada dia harus memakai perasa yang diproduksi di pabrikan dengan bahan kimia.

Pasalnya zaman sekarang konsumen semakin selektif dengan hanya menggunakan bahan alami. Meski begitu, harga yang ditawarkan untuk satu porsi es ceklok ini cukup murah. Yakni Rp 10 ribu untuk kemasan besar. Sementara untuk kemasan kecil dibanderol Rp 7 ribu.

Pewarta: Tika
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Darmono