Eksis Sejak 1975, Bagaimana Cara Pecel Kawi Hj Musilah Menjaga Cita Rasa?

Eksis Sejak 1975, Bagaimana Cara Pecel Kawi Hj Musilah Menjaga Cita Rasa?

KOTA MALANG – Setiap hari, Warung Pecel Kawi Hj Musilah nyaris tak pernah sepi. Bukan lantaran lokasinya yang strategis, tapi karena warung legendaris ini mampu menjaga cita rasa masakannya sejak kali pertama berdiri 1975 silam.

“Sejak dulu sampai sekarang memang resep tak pernah kami ubah. Kuncinya ada di tiga komponen, yaitu kencur, cabai, dan kacang. Kalau tiga itu nggak dijaga, buyar sudah,” ujar Pengelola Pecel Kawi Hj Musilah, Anissatul Muniroh.

Bukan perkara mudah untuk menjaga komposisi itu. Sebab, harga bahan baku rentan berubah.

Banyak penjual pecel memilih untuk mengurangi takaran ketika harga bahan bakunya mahal.

“Harga kencur normalnya Rp 53 ribu (per kilo). Bisa juga naik sampai Rp 80 ribu. Tapi kami tetap nggak ngurangin takaran kencur saat masak. Karena itulah kunci aroma dan ‘sedep’ pecel. Nggak apa apa keuntungannya berkurang, yang penting kepercayaan,” kata dia.

Begitu juga dengan cabai, yang harganya selalu fluktuatif. Sudah menjadi ciri khas menurutnya jika pecel yang dijual di Malang punya rasa sedikit pedas. Tak seperti di Madiun maupun Blitar yang cenderung manis.

“Maka dari itu meski harga cabai rawit naik kami tetep nggak ngurangin takaran. Karena lidah khas orang Malang beda, mereka lebih suka ada pedes-pedesnya sedikit,” imbuh wanita berjilbab itu.

Terakhir, kualitas kacang tanah yang digunakan warung pecel ini tak sembarangan. Anissatul mengatakan, kacang yang digunakan harus berkualitas tinggi. Cara memasaknya pun harus dijaga tak boleh ada yang sampai gosong.

“Kalau cacat langsung kami ganti. Itulah kami, nggak mau main-main dengan lidah pelanggan. Kalau orang Malang saja nanti malas ke sini, gimana wisatawan mau ksini kan?,” tandasnya.

Nah buat kalian yang kangen sama Warung Pecel Kawi Hj Musilah, bisa banget pesen di aplikasi Go-Jek di menu Go-Food. Daripada ngantri ya kan? Mending buka aplikasi, tunggu, bayar, makan deh!

Pewarta: Rida Ayu
Foto: M Riza
Editor : Indra M