K·FISH Hadirkan Korean Seafood yang Sehat, Bersih, dan Aman

Lee Dong Jun, Managing Director SUHYUP di SIAL Interfood 2019, Jakarta. (Istimewa)

 

JawaPos.com – Bukan rahasia umum kalau makanan Korea begitu digandrungi masyarakat Indonesia. Coba telusuri rak-rak supermarket terdekat—berbagai produk makanan asli Korea dengan mudah ditemukan!

Namun, salah satu komoditas Korea yang unggul dan belum banyak diketahui masyarakat adalah makanan laut. Popularitas makanan laut Korea Selatan masih berjuang untuk merajai pasar Indonesia.

Atas dasar inilah, National Federation of Fisheries Cooperatives atau dikenal dengan SUHYUP, mengikuti SIAL Interfood 2019, pameran makanan lintas negara bergengsi di Indonesia. Pameran tahunan ini diisi oleh 880 stand makanan khas dari 30 negara.

Dapat dikatakan, SUHYUP adalah koperasi perikanan Korea Selatan. Mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan, SUHYUP menaungi brand makanan laut Korea Selatan bernama K·FISH.

SUHYUP ingin menggaungkan K·FISH sebagai brand makanan laut termutakhir dari Korea Selatan. Untuk itu, K·FISH membuka booth pameran makanan laut yang dilaksanakan di JIExpo Kemayoran Jakarta ini.

Selama bertahun-tahun, SUHYUP membantu nelayan, produsen dan pengusaha kecil makanan laut Korea Selatan untuk memproduksi dan memasarkan produknya. Beragam produk inilah yang diperkenalkan pada SIAL Interfood 2019 kali ini.

Aneka produk makanan laut Korea Selatan (Korean Seafood) antara lain: fish cake sausage, mackerel snack, fishcake tteok-bokki, hingga beragam olahan rumput laut. Di samping itu, para pengunjung pameran juga dapat mencicipi tumis eomuk fish cake dengan bumbu khas Korea Selatan.

“Tujuan kami bukan menjual, melainkan menggandeng distributor Indonesia.”

Lee Dong Jun, Managing Director SUHYUP di SIAL Interfood 2019, Jakarta. (Istimewa)

Lee Dong Jun, Managing Director National Federation of Fisheries Cooperatives yang ditemui di SIAL Interfood 2019 mengungkapkan, “K·FISH adalah brand nasional Korea yang termasuk ke dalam Korean Seafood. Perusahaan kami adalah National Federation of Fisheries Cooperatives, atau dikenal SUHYUP. Kami didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea, dan K·FISH disertifikasi oleh Kementerian ini.”

Selain sebagai sarana promosi, SIAL Interfood 2019 memfasilitasi para peserta pameran untuk menjual produk makanan khas negara masing-masing.

Namun, tujuan SUHYUP berbeda. SUHYUP tidak bertujuan menjual produk makanan laut K·FISH kepada pengunjung pameran, melainkan hanya untuk memperkenalkan produk K·FISH kepada khalayak. Selain itu, mereka juga ingin memikat distributor yang dapat bekerja sama dengan SUHYUP untuk menjual produk K·FISH di Indonesia.

“Tujuan kami di sini bukan untuk menjual produk (makanan laut) secara langsung. Kami hanya ingin memperkenalkan berbagai macam produk makanan laut Korea kepada pasar di Indonesia. Jadi, jika ada distributor Indonesia yang tertarik, mereka bisa bekerja sama dengan kami untuk membawa produk makanan laut Korea ini ke Indonesia. Semua proses penyaluran akan kami bantu,” terang Lee.

Ia pun mengungkapkan, SUHYUP sebagai koperasi perikanan yang didukung oleh pemerintah Korea Selatan siap membuka pintu kolaborasi antara eksportir Korea Selatan dengan distributor Indonesia.

“Ya, para eksportir makanan laut Korea Selatan akan kami hubungkan langsung dengan para distributor Indonesia. Bisa dikatakan, kami bekerja selayaknya jembatan bagi mereka,” sambung Lee.

Tentu, kiprah K·FISH di SIAL Interfood 2019 jadi kans besar bagi para distributor untuk memperhitungkan makanan laut Korea Selatan sebagai pasar baru di kancah dagang Indonesia. Pasalnya, makanan laut asal Korea Selatan, mengutip Lee, sangat sehat, bersih, dan aman.

Salah satu produk makanan laut unggulan Korea Selatan adalah rumput laut.

Lee Dong Jun, Managing Director SUHYUP. Saat diwawancarai di SIAL InterFood 2019, Jakarta. (Istimewa)

“Produk K·FISH terunggul kami adalah yang berbahan dasar rumput laut. K·FISH memiliki produk olahan dengan konsep variatif dan inovatif. Misalnya, ada yang berbentuk flake, dan ada yang berbentuk snack krispi, dan ada juga yang berbentuk kubus. Dengan kata lain, kami sedang memperluas pasar rumput laut asli Korea yang berkualitas tinggi dengan beragam inovasi produk,” ujarnya.

“Kami mendukung distributor yang membawa produk makanan laut Korea ke supermarket. Kami mendukung mereka. Dan kami masih mencari lebih banyak lagi distributor. Target tahun depan, kami akan memiliki 5 distributor khusus produk makanan laut Korea,” ungkap Lee.

Produk makanan laut Korea Selatan diharapkan memikat hati masyarakat Indonesia

Booth K·FISH di pameran SIAL InterFOOD 2019 Jakarta. (Istimewa)

SUHYUP berharap K·FISH dan produk makanan laut Korea Selatan lainnya akan mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia.

Melalui SIAL Interfood 2019, K·FISH hendak dipromosikan sebagai makanan laut dengan kualitas terjamin. Sebab, di sisi lain Pemerintah Korea Selatan sedang gencar memfasilitasi para produsen kecil dengan alat-alat produksi dan perizinan untuk mengolah makanan lautnya sesuai standar.

Selama bertahun-tahun, SUHYUP membantu nelayan, produsen dan pengusaha kecil makanan laut Korea Selatan untuk memproduksi dan memasarkan produknya.

“Harapan kami, pertama kami ingin memperkenalkan lebih banyak makanan laut Korea Selatan kepada masyarakat Indonesia. Produk kami lebih sehat, bersih dan aman. Kedua, kami ingin menggandeng distributor Indonesia yang akan kami bantu untuk mengembangkan distribusinya di Indonesia,” tutup Lee.

Penasaran dengan produk makanan laut K·FISH yang super nikmat, aman, dan berkualitas jempolan? Anda dapat menemukannya di anchor shop PRIMO Cilandak Town Square, Jakarta, dan Mu Gung Hwa Supermarket, Jakarta.

Anchor shop K·FISH di PRIMO Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. (Istimewa)

Untuk Anda yang ingin mengetahui info lebih lanjut tentang K·FISH, bisa menghubungi email : klmy@kfishtrade.com dan website www.kfish.kr