Kaya Rasa, Satu Porsi Nasi Buk Mengenyangkan

Sarapan dengan menyantap nasi buk bakal membuat suasana pagi kian berwana. Sebab, ada rupa-rupa rasa bahkan sejak suapan pertama. Gurih, lezat, manis, asin, hingga pedas, semuanya berada dalam komposisi yang pas.

Belum lagi jika ada lauk tambahan. Mulai daging sapi, ikan, babat, usus, kikil, cingur, ayam, sampai aneka jenis jeroan lainnya. Sementara untuk sayur, Latifah memilih lodeh santan yang memberi kesan gurih dan sedap saat disantap.

Perut sudah cukup kenyang dengan satu porsi nasi buk saat sarapan pagi. Apalagi jika masih ditambah lauk yang beraneka jenis itu. Harganya tinggal menyesuaikan dengan lauk yang dipesan. Namun, rata-rata nasi buk Latifah dibanderol mulai harga Rp 12 ribu hingga Rp 23 ribu per porsi.

”Yang khas lagi, ada serondeng kelapa, dendeng kelapa, tempe khas Madura, dan ada keripik bila pembeli mau,” ucap Latifah.

Setiap hari, rata-rata Latifah menanak 10 kilogram beras. Sementara untuk lauk pauknya, rata-rata dua kilogram per item. Meski cukup banyak panganan yang dia jualnya, Latifah mengaku jarang membawa pulang masakannya. Menurutnya, banyak pelanggan yang ketagihan dengan nasi buk buatannya hingga mereka rutin membeli.



Dari pantauan koran ini, dalam satu jam saja, seidaknya ada 20 pembeli yang memesan lebih dari 1 porsi. Bukan hanya para pedagang pasar, warga dari semua kalangan yang kangen sarapan nasi buknya juga rela lesehan atau duduk di kursi plastik imut yang disediakan Latifah. Benar-benar nyam-nyam…

Pewarta: Elly Kartika
Penyunting: Achmad Yani
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Elly Kartika