Temukan Sensasi Ekstraksi Kopi Nusantara dengan Air Kelapa di Social Palace Coffe Tea & Desert

MALANG KOTA – Bagi para pencinta kopi, kafe Social Palace yang berada di sudut persimpangan Jalan Danau Maninjau-Danau Tondano, Sawojajar, Kota Malang, bisa dijadikan jujukan. Lantaran, ada sensasi berbeda jika ngopi di tempat ini. Ya, di tempat yang sudah jadi jujukan tokoh nasional ini ada sensasi ekstraksi kopi nusantara dengan air kelapa.

Pemilik Social Palace, Arie Aripin, mengatakan kalau Social Palace merupakan tempat bertemunya Komunitas Pencinta Kopi atau KPK. Tempat ini dibangun bukan sekadar untuk tempat ngopi. Dia berinovasi dengan menjadikan Sosial Palace sebagai tempat pertemuan dan entertaining.

”Saya usung stop alcohol and start with coffe,” kata pria lulusan SMP yang sukses menjadi pengusaha ini.

Jika hanya kopi biasa, tentu di kafe lain banyak. Dan apa yang istimewa Sosial Palace? Arie menyebut, ekstraksi kopi nusantara dengan air kelapa ijo sebagai ciri khasnya. Khasiatnya tentu tidak membuat perut mual dan pening kepala, karena air kelapa yang fresh sebagai medium kopi menjadi racikan sempurna untuk kejantanan pria.

”Maka kami namakan Kopjum (kopi malam Jumat). Adanya hanya hari Kamis, yang khasiatnya untuk kaum adam bisa greng,” kata pria kelahiran Desember 1969 itu.



Kopjum merupakan racikannya sendiri. Kata Arie, setiap seduhan kopjum berasal dari kopi lanang pilihan. Prosesnya pun berbeda dengan peracikan kopi biasa. Di Sosial Palace, buah kopi yang masih hijau sudah menjadi pilihan hingga menjadi read cherry (buah kopi merah), kemudian dilakukan roasting. Istilahnya, kopi harus kopi pilihan, mulai dari kebun hingga ke cangkir.

”Dicium dulu aromanya, diminum kopinya, dan biarkan rasa yang bercerita,” ucapnya tersenyum.

Kata dia, Sosial Palace ingin terus mengedukasi pencinta kopi, mulai dari niat minum kopi, menciptakan rasa, dan mengungkapkannya dalam cerita.

Lalu, bagaimana dengan orang yang tidak suka minum kopi karena pahit? ”Tuhan sudah memberi Indonesia anugerah triliunan buah kelapa yang airnya dapat menetralisir toksin dalam tubuh,” kata Arie.

Dari situlah air kelapa kemudian menginspirasi pebisnis asal Sawojajar itu untuk memadukan kopi dengan air kelapa. Karena, kata Arie, kopi sudah bukan lagi sebuah minuman biasa, tetapi sudah menjadi gaya hidup masyarakat milenial.

Secangkir kopjum diracik dengan 24 gram kopi pilihan dan 360 mililiter air kelapa ijo. ”Saya campurkan (kopi) arabica dan robusta yang kami namakan social balance. Kami masak dengan air kelapa ijo fresh menggunakan metode siphon,” pungkasnya.

Pewarta: Fajrus Shiddiq
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Darmono