Terlalu Sering Makan Oatmeal? Ini Risiko yang Mengintai

Terlalu Sering Makan Oatmeal? Ini Risiko yang Mengintai

 

RADARMALANGID – Bagi kamu yang tengah menjalani diet atau gaya hidup sehat, oatmeal menjadi salah satu pilihan sarapan sehat. Bukan tanpa alasan, oatmeal yang terdiri dari gandum utuh memang mengandung serat tinggi, sehingga bisa membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

Meski demikian, mengonsumsi oatmeal secara berlebihan juga tak sepenuhnya baik untuk tubuh. Dilansir dari Healthline (4/1), konsumsi oatmeal terlalu berlebihan itulah yang dapat meningkatkan risiko terserang asam urat.

Asam urat adalah bentuk radang sendi yang ditandai dengan rasa nyeri. Ia menyerang tiba-tiba, disertai pembengkakan dan kemerahan di bagian persendian. Umumnya, asam urat terjadi karena adanya pembentukan kristal asam urat di persendian akibat terlalu tingginya kadar purin dalam tubuh.



Dalam keadaan normal, tubuh secara alami akan menghasilkan asam urat untuk mengurai zat purin, yang kemudian akan dikeluarkan melalui urin. Namun, dalam keadaan ‘tak normal’, purin dan asam urat tak bisa dikeluarkan secara maksimal lewat urin. Hal ini biasanya terjadi karena adanya masalah pada ginjal.

Perlu diketahui, oatmeal mengandung zat purin dengan kadar tinggi, yakni sekitar 50-150 mg purin pada setiap 100 gram oatmeal, menjadikannya salah satu makanan yang harus diwaspadai oleh para penderita asam urat.

Meski demikian, oatmeal masih tetap bisa dinikmati namun dalam jumlah yang tepat. Oatmeal dapat dikonsumsi 2 kali seminggu jika kamu memiliki risiko penyakit asam urat.

Selain oatmeal, kamu juga bisa mengonsumsi makanan diet lain yang rendah purin agar tak perlu takut dengan risiko serangan asam urat, di antaranya adalah keju, telur, buah-buahan, sayuran hijau, serta produk susu rendah lemak seperti yoghurt atau susu.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Istimewa