Amelia Puspitasari, salah seorang pelanggan, sedang makan siang di Depot Sate Pak Di, Selasa lalu (12/9).

Depot Sate Kambing Pak Di di Kecamatan Dampit sudah berdiri hampir 70 tahun. Oleh karenanya, tidak heran kalau terkadang ada dua-tiga pelanggan lama yang sudah lama ’hijrah’ atau pindah ke luar kota bahkan ke luar Jawa sejenak singgah ke depot ini. ”Banyak tamu jauh. Katanya, mereka kangen dengan cita rasa sate di sini,” ungkap Kustin Naning, pengelola Depot Sate Kambing Pak Di sekarang.

Dia mengatakan kalau tamu-tamu jauh tersebut terkadang dari Jakarta, Banyuwangi, bahkan luar Jawa seperti Kalimantan. ”Mereka itu kebanyakan pelanggan lama yang merupakan orang Dampit juga,” imbuh ibu dengan dua anak itu.

Dia menceritakan, banyaknya tamu yang mampir ke warungnya ketika momen Hari Raya Idul Fitri, tahun baru, atau saat libur panjang lainnya.

Setiap hari, Kustin mengatakan, dia bisa menjual 30 porsi sate kambing, 12 porsi sate ayam, dan 25 porsi gulai kambing. Untuk harga, seporsi sate kambing dibanderol dengan harga Rp 30.000, sate ayam seharga Rp 23.000, dan gulai kambing Rp 20.000. Harga tersebut sudah termasuk nasi putih. Depot ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga pukul 20.30.

Sementara itu, salah seorang pembeli di Depot Sate Kambing Pak Di, Ida Setyo Martini, mengaku sebagai pelanggan tetap depot tersebut. ’”Meski agak mahal, tapi saya mencari enaknya,” tutur Ida.

Dia menyampaikan, harga bukanlah masalah kalau dia bisa menikmati rasa yang memuaskan. Untuk sekali beli, dia membeli 20–30 tusuk. Bahkan, dalam sebulan dia membeli 3–4 kali. ”Kalau kepingin sate, ya pasti ke sini,” tandas perempuan yang bekerja di pengolahan susu tersebut.

Hal serupa juga diungkapkan salah satu pembeli lainnya, Hadi Atmoko. Pria itu bercerita hampir setiap hari membeli sate hati kambing.

”Ini untuk anak bos saya,” ujarnya. Dia mengungkapkan, putri kesayangan atasannya itu membutuhkan tambahan darah, sehingga hampir setiap hari dia ke Depot Sate Kambing Pak Di.

Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Gigih Mazda